Topeng Dibalik Gaya Hidup

Kasus beberapa penipuan yang baru-baru ini terungkap, baik modusnya pribadi maupun kelompok, membuat kita melihat sebuah fenomena gaya hidup. Tidak kurang sebesar 20 M (dugaan terakhir menyebutkan 1,2 T) pembobolan dana nasabah Bank Century, yang dilakukan managernya sendiri, Melinda Dee, selama 22 tahun. Jauh sebelumnya, kita  menemui banyak kasus penggelapan uang, baik dari pengusaha, politisi, PNS, bahkan aparat penegak hukum.

Fenomena gaya hidup Melinda Dee ini bisa kita lihat dari kesukaannya mengkoleksi  mobil-mobil mewah (meski memakai nama suaminya), semisal Ferrari senilai 6 M dan Hammer senilai 3 M, sedang dari Gayus, kemewahan terlihat dari rumahnya yang senilai 1,5 M (Dalam kasus lain, ada dakwaan penggelapan dana pajak oleh Gayus diduga sebesar 25 M).

Kekayaan bukan sesuatu yang dilarang, bahkan harus diusahakan dengan cara halal. Mengapa harus diusahakan? Sebab banyak kewajiban agama yang baru akan sempurna dengan kekuatan harta. Berzakat dan naik haji hanya diwajibkan bagi mereka yang memiliki harta. Termasuk, adanya Hukum Faraidh (Hukum Waris) memberikan kita isyarat pentingnya seseorang meninggalkan anak keturunannya mapan secara finansial.

Namun, mencari harta dengan “menghalalkan” segala cara, pasti akan membuat kita meninggalkan hati nurani kita (karena harus mengambil hak orang lain) dan karenanya, kita akan memakai topeng, selapis demi selapis, untuk menutupi wajah asli kita. Pertanyaannya apakah topeng ini berguna kelak dihadapan Allah? Pada hari ketika semua hal dipertanggungjawabkan?  Jawabannya, sudah pasti tidak.

Pada hari (ketika) lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. Di hari itu, Allah akan memberi mereka balasan yang setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka bahwa Allah-lah Yang Benar, lagi Yang menjelaskan (segala sesuatu menurut hakikat yang sebenarnya). (an-Nuur : 24-25)

Publishen on Fokus Buletin Mimbar Jumat, DAI                          

Cipanas, 4 April 2011

Angelika Rosma
Latest posts by Angelika Rosma (see all)

Leave a Reply

%d bloggers like this: