Hikmah Dibalik Krisis Nuklir

Lets Share:

Krisis reaktor nuklir Fukushima Daiichi menyimpan banyak hikmah. Kebocoran yang terjadi sejak awal mula gempa mengguncang Jepang 2 minggu lalu, masih belum tertangani. Dengan kerendahan hati, beberapa hari setelah krisis Pemerintah Jepang menyatakan tidak sanggup menangani krisis ini sendiri dan meminta bantuan para ilmuwan nuklir seluruh dunia. Sampai tulisan ini diturunkan, dunia masih mengawasi dan berdoa agar krisis ini segera dapat tertangani. Akibat krisis ini, tidak kurang negara maju seperti Italia, mengadakan moratorium (penundaan) pembangunan PLTN mereka karena melihat dahsyatnya akibat dari krisis nuklir ini di Jepang.

Krisis nuklir terburuk manusia modern yang tercatat adalah krisis nuklir Chernobyl, di Ukraina yang meledak 26 April 1986. Sebuah sumber menyebutkan ledakan nuklir tersebut melepaskan tenaga 400 kali lebih kuat dari bom Hiroshima. Sampai saat ini, kota Chernobyl telah menjadi kota mati dan ditinggalkan selamanya oleh 5 juta penduduknya. Kota Chernobyl saat ini dikelola oleh negara dan dibuka untuk wisatawan, tetapi pada dasarnya kota tersebut telah mati dan tidak ada kehidupan masyarakat disana. Bagaimana sesungguhnya kondisi kota ini sekarang bisa kita lihat videonya dari para wisatawan yang telah berkunjung dan diposting di YouTube.

Dalam kondisi seperti ini, sungguh terasa betapa kekuatan manusia sesungguhnya selalu berhadapan dengan kelemahannya. Betapa kekuatan manusia sebagai khalifatul fil ardh (penguasa dan pengayom bumi) selalu berhadapan dengan kelemahan hakikinya sebagai hamba yang selalu butuh pertolongan dan kekuatanNya. Dalam ujian kehidupan ini, ada banyak hal yang harus kita sikapi dengan keikhlasan dan kesabaran, sampai pada titik bersikap “pasrah” dengan tetap bersangka baik padaNya dengan tetap harus berikhtiar maksimal.

…Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana yang Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan pada kami apa yg tak sanggup kami memikulnya…(Al Baqarah: 286)

READ  Drama Penyanderaan Anak Buah Kapal

Published  on Fokus Buletin Mimbar Jumat, DAI

 

 

Angelika Rosma
Latest posts by Angelika Rosma (see all)

Lets Share:

Leave a Reply

%d bloggers like this: